Desa Cempaga, terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, adalah salah satu desa Bali Aga yang mempertahankan tradisi dan budaya kuno. Setiap enam bulan sekali, desa ini menggelar upacara keagamaan besar yang dikenal sebagai Sabo Muayon, menampilkan serangkaian tarian sakral seperti Tari Jangkang, Tari Baris, dan berbagai tarian Rejang yang diperankan oleh anak-anak muda desa.Upacara ini berlangsung selama tiga hari, dengan puncak acara pada hari kedua, menarik ribuan warga dan pengunjung dari desa-desa sekitarnya. Tarian-tarian tersebut memiliki unsur magis dan melibatkan gerakan yang kompleks, mengikuti irama gamelan yang hanya dimainkan di pura desa dan tidak boleh dibawa keluar desa. Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun, bertujuan untuk memperingati kemenangan Darma melawan Adarma dan memperkuat ikatan spiritual dan sosial di antara warga desa.Pementasan itu tujuan adalah memperingati hari kemenangan Darma melawan Adarma. Tarian sakral sekarang semakin di gemari oleh anak muda cempaga dan mereka bersemangat ikut menari dan mementaskan serta mendapat dukungan yang sangat kuat dari orang tua mereka yang ikut mengantar anak-anak menari. Dengan niat ngayah dan tanpa di bayar untuk menarikan tarian sakral Desa Bali Aga Cempaga
Baca selengkapnya